Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Go Green

Elasmobranchii

 

Surat Cintaku Untuk Hutan dan Bumi

  Probolinggo, 22 April 2021   Hai, bagaimana kabarmu? Masih ingatkah kamu kepada diriku? Sepucuk surat yang engkau tuliskan saat itu. Karena kegundahanmu yang terus-menerus melanda. Dahulu kau begitu muda, usiamu baru 23 tahun. Semangatmu sangat membara diiringi dengan impian besar menaklukan dunia. Namun saat kau menemukanku sekarang, kamu dalam keadaan tua dan rapuh. Usiamu telah menginjak separuh abad lebih, tepatnya 73 tahun. Iya, 50 tahun telah berlalu. Lantas bagaimana keadaanmu? Aku tahu bahwa engkau telah rentan tak berdaya mencoba bertahan hidup di penghujung waktumu. Tapi, aku ingin mengingatkanmu akan janji-janji yang pernah engkau ucapkan dulu.   Bukankah dulu engkau pernah berkata untuk menyelamatkan bumi? Betul, tempat engkau tinggal saat ini. Ingatlah bahwa kamu dilahirkan di bumi dan kamu pun akan menghabiskan sisa waktumu juga di bumi yang ikut menua ini. Kau tahu bahwa manusia terus berlomba-lomba untuk mencari planet lain sebagai alternatif...

Brand Tangguh, Kelola Sampah Terpadu

Sekumpulan air tergenang, begitu pasrah ketika dirinya didorong paksa oleh angin menuju hamparan pasir berbatu. Air laut itu membawa oleh-oleh, kemasan plastik lusuh. Tumpukan plastik tersebut menghampiri seorang gadis di tepi Pantai Sendang Biru, Malang. Tatapan mata gadis berbaju putih hitam itu terhenti, tatkala menengok sebuah bungkusan mi instan merek ternama. “Agustus nanti, Indonesia berusia 74 tahun. Tetapi tulisan di bungkus mi ini, Dirgahayu Indonesia ke-55 tahun”. Artinya, bungkus mi yang dipegang erat-erat itu telah melalang buana di samudera selama 19 tahun lamanya. OOO Unggahan foto seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Malang tersebut, sempat menghebohkan jagat maya. Dilansir dari detikfood , tweet tentang penemuan plastik kemasan mi berumur 19 tahun yang dibagikan pada bulan April 2019 itu, telah mendapatkan 13.000 komentar.   Sampah Kemasan Masih Mendominasi Dari pemaparan berita diatas dapat ditarik benang merah bahwa persoalan sampah ...

Airku Asin

Teringat satu baris lagu Kata Pujangga dari Raja Dangdut, Rhoma Irama. “Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga”. Seakan hidup tidak berguna lagi jika tidak memiliki cinta. Benar begitu? Nyatanya, kita sebagai manusia tidak sepenuhnya tak mampu hidup tanpa cinta. Ada hal yang lebih penting dibandingkan cinta. Seperti pernyataan dari seorang penyair berkebangsaan Amerika, Wystan Hugh Auden. “ Ribuan orang hidup tanpa cinta, tetapi tak satupun yang hidup tanpa air”. Ya, air adalah kehidupan dan air bersih berarti kesehatan , ucap Audrey Hepburn. Apakah air lebih penting dibandingkan cinta? Mari kita telusuri bersama. Anak Pulau Gili Ketapang (Sumber: Dokumentasi pribadi, 2019) Menengok foto diatas, nampaknya tak ada yang salah. Sayangnya, dua anak perempuan itu tak hanya sekadar bermain air atau berenang di laut. Namun kegiatan berendam di dalam air tersebut, mereka artikan sebagai mandi. Ya, karena minimnya air di Pulau Gili Ketapang. Pulau Gili Ketapang merupakan p...